Diari Kedua

Hari ini saya melakukan reuni dengan teman-teman saya semasa SMA. Rasa sangat menyenangkan dan mengharukan. Saya kembali teringat saat masa-masa saya di SMA. Pembaca sekalian, kalian tau mengingat sebuah kenangan itu rasa ingin kembali kemasa tersebut, apalagi itu sebuah kenangan yang menyenangkan. Walaupun meeting ini melalui internet, tetap saja rasanya itu hmmm, entahlah saya tidak bisa menggambarkannya. Jujur saja saya tidak terlalu mengingat seluruh cerita-cerita sewaktu SMA ini. Waktu yang saya dan mereka lalui bersama, kata-kata yang kami ucapkan dahulu, wajah-wajah yang kami lihat saat bertemu, senyuman, tawa, kesedihan, dan banya rasa lainnya yang tidak terucapkan menjalin suatu ikatan diantara kami. Saya jujur saja sangat merindukan kenangan bersama mereka.

Pembaca sekalian, terkadang saya bermimpi bertemu dengan mereka berbagi tawa bersama kembali dalam suatu moment yang sangat damai. Dan itu membuat saya lebih ingin bertemu dengan mereka.

Memang hidup ini terus berlanjut dan dalam setiap kehidupan aka nada terus kenangan yang ditambahkan kedalam kotak kenangan. Ada juga kenangan yang lama kelamaan akan pudar terhimpit oleh kenangan yang lebih berat dan akhirnya akan menghilang. Tapi saya harap kepada diri saya sendiri dan mereka untuk menyediakan suatu tempat khusus dalam kotak kenangan mereka sehingga kenangan ketika kami bersama tidak akan hilang dan akan terus diingat seperti halnya mereka dan saya mengingat nama kami,  tempat kami tinggal, tanggal lahir kami, dan keluarga kami. Ya saya harapkan kami dapat terjalin dalam suatu ikatan yang bernama keluarga. Karena kamu tidak mungkin melupakan keluargamu.

Untuk bertemu lagi seluruhnya memang rasa sedikit tidak mungkin. Tapi untuk berbagi rasa saya rasa itu mungkin saja, seperti yang kami lakukan saat ini. Saya harap kenangan ini akan terus melekat dalam hati saya sampai saya tua. Saya juga ingin mereka mengingat kenangan ini sampai mereka tua nanti.

Saya harap saya dapat bertemu dengan mereka kembali, berbagi bersama tawa kembali, berbagi cerita dahulu dan bagaimana kehidupan ini berlalu. Kembali dimana saat-saat seperti kami membangun ikatan yang kami panggil keluarga ini.

Saya mencintai mereka karna Allah.

.

.

.

.

.

.

062020


Komentar

Postingan Populer