Diari Pertama

Hai pembaca sekalian, ini adalah diary blog saya yang pertama. Sebenarnya saya sudah mempunyai diary dalam bentuk buku, hanya saja saat ini saya tidak bisa mengakses bukunya. Dikarenakan saya tetap ingin menulis diary jadi saya memilih diary dalam bentuk online. Saya ingin membuat diary dalam bentuk online dari dulu hanya saja rasanya waktunya tidak tepat atau mungkin saya saja yang malas untuk memulainya. Jadi apakah sekarang waktu yang tepat. Hmmm…. Bisa jadi iya ataupun tidak.

Sebenarnya untuk menulis diary ini saya agak ragu karena kalau online orang mungkin akan mengetahui apa yang saya pikirkan. Tapi mungkin disitu poinya. Saya tidak mempunyai teman untuk curhat jadi disini mungkin lebih baik.

Hmmm sebenarnya saya tidak tahu apa yang ingin saya ceritakan saat ini. Untuk mengawali menulis diary di blog mungkin saya terinspirasi dari sebuah film Indonesia dimana tokohnya menulis diary juga di blognya dan mendapatkan komentar dari orang-orang yang mengunjungi blog itu. Saya harap nantinya saya juga bisa mendapatkan pengikit di blog saya atau setidaknya orang yang melihat blog saya dan meninggalkan jejak seperti komentar terhadap apa yang saya tulis.

Tapi itu tentu akan membutuhkan waktu yang lama bahkan untuk orang melihat blog saya. Lagian siapa juga yang masih bermain blog sekarang. Maksud saya untuk hal yang seperti ini. Tentu saja blog itu tempat yang bermanfaat dan bisa melakukan banyak hal. Tapi sekrang mungkin orang sudah tidak tertarik lagi untuk melihat hal yang seperti ini bukan?

Saya adalah orang yang plin plan awalnya saya berharap ada orang yang akan melihat blog saya kemudian saya mengatakan bahwa orang-orang sudah tidak tertarik lagi untuk hal yang seperti ini. Sudahlah. Jika ada orang yang melihat blog ini saya akan senang sekali. Tapi jika tidak ada, hal ini tidak akan menghentikan niat untuk menulis di blog ini.

Jika anda mengunjungi blog ini saya harap anda meninggalkan jejak pada kolom komentar, hal itu akan membuat saya senang. Terima kasih.

.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
052020

Komentar